Panduan Cara Pindah Ke Hosting Apa Saja Dengan CMS Manapun

Doli Yolanda

​Content Manager

Agar server bisa bekerja dan online, maka anda membutuhkan fasilitas web hosting untuk melakukannya. Tanpa kehadiran web hosting di antara website dan pengunjung, maka tidak akan terjadi konversi dari situs anda. Untungnya, bagi anda yang saat ini memikirkan tentang cara pindah hosting baru dari provider lama, maka artikel ini akan sangat membantu anda mengatasi masalah tersebut.


Mengganti web hosting lama ke provider baru bukanlah akhir dari dunia. Hampir seluruh pemilik website di seluruh dunia melakukan hal ini dengan berbagai alasan. Alasan yang paling umum adalah pemilik website kecewa dengan kualitas layanan yang di berikan oleh web hosting. Alasan lain bisa jadi karena provider lain memberikan kualitas pelayanan yang sama namun dengan harga miring atau hosting lain memiliki sistem pembayaran yang lebih mudah.


Jika anda sedang dalam situasi yang seperti ini, maka ini adalah waktu yang tepat untuk mengganti hosting lama anda ke hosting baru yang lebih baik. Namun, pindah web hosting tidak semudah yang orang-orang bayangkan jika tidak mengantongi cara-cara yang benar.


Panduan kali ini akan menjelaskan cara, masalah, prosedur, dan instruksi langkah demi langkah cara pindah hosting dengan benar sehingga anda bisa mengerjakannya tanpa kesulitan yang berarti. Jika anda masih belum menetapkan web hosting mana yang terbaik untuk dipilih, anda bisa memulainya dari sini.

cara pindah hosting

Tanda-tanda Anda Harus Ganti Web Hosting

Mendapati web hosting dengan kualitas yang semakin menurun bukanlah perkara yang di inginkan semua orang. Tidak hanya menjengkelkan, web hosting yang jelek juga akan berpengaruh pada ranking SEO website dan akan merugikan anda dalam jangka waktu panjang.


Terdapat beberapa faktor yang akan memberitahu anda apakah sebuah web hosting bagus atau tidak. Berikut beberapa faktor teratas yang menandakan web hosting anda mempunyai performa yang rendah.

  • Terlalu banyak downtime - Salah satu faktor penting dari sebuah website yang bagus adalah memastikan bahwa situs memiliki uptime yang bagus. Uptime dari website akan memberikan dampak langsung pada penjualan dan konversi. Jika website mengalami downtime terlalu sering, maka penjualan anda juga ikut turun sesuai grafik tersebut. 
  • Dukungan pelanggan yang buruk - Dukungan pelanggan dari provider seharusnya tersedia 24/7, mengingat penyedia web hosting yang ada saat ini berjumlah sangat banyak. Baik anda ingin bertanya hal sepele, hingga hal-hal teknis sekalipun. Departemen dukungan pelanggan seharusnya mampu untuk membimbing anda untuk mengembalikan website kembali seperti semula. Jika anda tidak bisa terhubung dengan dukungan pelanggan sebuah provider, maka itu adalah masalah besar.
  • Waktu muat yang terlalu lama - Lamanya waktu yang di butuhkan untuk memuat website bisa menjadi faktor yang menentukan apakah pengunjung akan berubah nantinya menjadi pelanggan. Tidak ada yang lebih menjengkelkan dari pada menunggu sebuah website untuk memuat dan pada akhirnya gagal. Idealnya, jika kita membutuhkan waktu lebih dari 3 detik untuk memuat sebuah laman website, itu adalah pertanda kuat untuk mengganti provider anda.
  • Keamanan yang buruk - Keamanan pada sebuah website merupakan prioritas dan tidak bisa di tawar-tawar  lagi. Jika perusahaan web hosting anda tidak menawarkan fitur seperti firewall, antivirus, dan aplikasi anti-malware, maka website anda akan rentan di serang oleh hacker.

Menengok faktor-faktor di atas, dapat di mengerti bahwa masih ada penyebab lain yang membuat seseorang ingin mengganti web hosting yang sudah ada; tapi hal tersebut tidak cukup kuat dijadikan sebagai alasan. Jika  web hosting anda memiliki lebih dari satu atau lebih pertanda di atas, maka kami sarankan anda untuk mengganti ke web hosting yang bisa di andalkan.

Cara Pindah Hosting Dengan 4 Tahap Mudah

Tahap 1 - Mencari hosting yang cocok

Setelah anda memahami ciri-ciri web hosting yang jelek, maka saatnya anda melakukan sedikit riset web hosting sebelum memilih layanan mereka. Anda bisa memulai melakukan riset hosting yang cocok untuk anda dengan menyambangi website resmi mereka satu persatu atau pilih jalan yang tepat dengan membaca ulasan web hosting terbaik untuk Indonesia dari kami dengan klik pada link ini.


Setelah anda menemukan web hosting yang tepat, maka pertimbangkan untuk di masa depan nanti untuk mencari web hosting lainnya. Karena satu dan lain hal, web hosting yang lebih bagus saat ini bisa kehilangan kualitasnya suatu saat nanti. Juga, kami sarankan untuk mendaftarkan domain anda pada web hosting yang berbeda agar tidak terlalu repot melakukan migrasi.

Tahap 2 - Download website

Langkah berikutnya adalah masuk akun web hosting lama dan download semua file website anda. Ada kemungkinan terdapat beberapa database yang di buat untuk website anda pada cPanel, jangan lupa untuk melihat apakah data backup juga tersedia.


Setelah anda memastikan semua data terkumpul dengan baik, barulah kita beranjak pada langkah selanjutnya.

Tahap 3 - Migrasi database

Seperti yang di jelaskan pada tahap 2, jika website anda mempunyai lebih dari satu database untuk keperluan seperti menyimpan data pelanggan atau mengatur formulir pengunjung; anda perlu mendapatkan semua data tersebut dan memasukkannya pada hosting baru. Proses ini beragam juga caranya, tergantung dari bentuk database.


Web hosting umumnya menawarkan phpMyAdmin sebagai alat untuk menangani ekspor dan impor database website. Namun jika anda mengunakan cPanel, ekspor database bukanlah hal yang sulit menggunakan sistem ini; pada umumnya anda akan menggunakan phpMyAdmin yang merupakan bagian dari cPanel.


Jangan dulu ambil pusing semua menu dan tampilan baru yang belum pernah anda lihat ini. Walaupun anda belum mengerti semuanya, anda tetap bisa menyelesaikan prosedur ini seperti seorang profesional.


OK, mari kita mulai!

indonesia cara pindah web hosting cpanel database export (1)
  1. Masuk ke cPanel dari web hosting baru anda
  2. Cari menu "Databases" dan buka
  3. Klik pada ikon phpMyAdmin dan buka tampilan antar-muka
  4. Pilih database yang anda buat sebelumnya
  5. Selain menu "Database", akan terdapat menu "Export" di tampilan antar-muka tersebut. Klik pada menu tersebut.
  6. Pilih "Quick - display only the minimal options"

Tahap 4 - Transfer website ke hosting baru

Jika anda telah mengekspor database ke SQL, maka melalui phpMyAdmin bisa menggunakan MySQL untuk mengimpor website ke akun hosting yang baru. Tidak sulit melakukannya karena semua proses selalu dibuat mudah oleh pengembang.


Jika terdapat beberapa database dari hosting yang lama, semua file yang telah anda download sebelumnya bisa di taruh pada host dengan cara mengupload di folder public_html pada web hosting yang baru.


Anda bisa mengupload file website ke web hosting baru menggunakan dua cara yang mudah.

1. Upload menggunakan file manager

Jika anda ingin menggunakan cara yang gampang, maka memakai file manager adalah salah satunya.

Caranya:

  • Log-in pada akun web hositng anda
  • Cari letak file yang anda download tadi dan pilih file manager
  • klik dua kali public_html untuk membukanya
  • Pindahkan semua file yang anda download sebelumnya pada folder ini

2. Upload menggunakan FTP

Biasanya, upload website ke web hosting di sarankan menggunakan FTP. Anda bisa menggunakan FileZilla yang merupakan sofware gratis dan di gunakan semua blogger di seluruh dunia. 


Anda bisa terhubung dengan server menggunakan informasi log-in yang anda dapatkan setelah anda mendaftar host baru. Software akan meminta nama server FTP, username, dan password.


Ketika anda sudah masuk software, pengguna bisa menggunakannya dengan mudah karena software ini mirip dengan program windows biasa; intinya, anda tidak akan kesulitan menemukan folder public_html.

indonesia cara pindah web hosting filezilla (1)


Sekarang, anda perlu mencari letak file yang telah di download tadi dan klik-tahan-geser untuk menguploadnya. Tergantung dari kecepatan internet dan besarnya file yang di upload, butuh beberapa saat hingga semua file berhasil di transfer. FileZilla akan memberitahu anda ketika semua file siap di upload, dan anda sudah bisa mulai menggunakan website pada web hosting baru.

Tes Website Untuk Menemukan Bug dan Error

Setelah proses transfer website selesai di lakukan, anda sebaiknya melakukan beberapa tes untuk menemukan kejanggalan-kejanggalan yang ada.


Salah satu cara untuk melakukan tes adalah dengan menggunakan URL sementara. Anda bisa mengakses website bahkan ketika domain tidak mengarah ke server baru. Untuk menemukan URL sementara, anda bisa masuk ke akun cPanel dan klik pada menu "Account Technical Details". Ketika anda berada pada menu tersebut, akan ada segmen Temp.URL dengan nama URL sementara anda tampil di sebelahnya. Yang harus anda lakukan adalah kunjungi URL tersebut dan lihat apakah website anda memiliki suatu kejanggalan.


Jika website anda terlihat bagus dan bekerja seperti yang seharusnya, maka anda siap untuk melanjutkan monetisasi website. Tapi anda jangan jangan lupa untuk tetap mengecek uptime dari web hosting baru, berikut performanya selama website anda di hosting.

Masih mencari web hosting yang bagus?

Langkah anda sudah tepat untuk menilai ulasan sebuah web hosting sebelum benar-benar berlangganan. Salah-salah pilih bisa membuat reputasi website anda menjadi turun dan akhirnya berimbas pada penghasilan anda melalui website. Kalau anda masih ragu dalam memilih website terbaik, tim forrst.me yang telah berpengalaman dalam bidang ini telah mengulas berbagai web hosting terbaik dan mendapatkan BlueHost sebagai pilihan utama. Untuk memulai, gunakan tombol di bawah ini agar mendapatkan penawaran terbaik.