SiteGround vs BlueHost: Sudah Kenal Mana Yang Terbaik?

Kami telah melakukan serangkaian tes terhadap VPN tersebut untuk mengetahui siapa yang terbaik!

WINNER 

Siteground vs bluehost logo

bluehost hompage english

Kelebihan BlueHost

  • Uptime ideal
  • Performa yang bagus
  • Fitur yang keren
  • Nilai sebanding harga

10

Luar Biasa!

VS

siteground vs bluehost

dreamhost ss

Kelebihan SiteGround

  • Uptime ideal
  • Performa yang bagus
  • Nilai sebanding harga
  • Fitur yang keren

9.5

Baik

Kami telah mempublikasikan beberapa artikel perbandingan web hosting di website ini –  NameCheap vs BlueHost, SiteGround vs InMotion, dan DreamHost vs BlueHost.

Semua artikel tersebut memiliki pemenang mutlak karena kami membandingkan hosting rerkomendasi dengan yang tidak direkomendasikan.

Kali ini, ami memutuskan untuk meningkatkan levelnya. Sekarang kita akan membandingkan dua dari beberapa web hosting favorit di Indonesia, SiteGround dan BlueHost. Dan kebetulan sekali, mereka berdua merupakan bagian dari tiga website yang direkomendasikan secara resmi oleh WordPress.

Untuk memulainya, kami ingin menyampaikan bahwa “Kamu tidak bisa salah jika tidak memilih salah satunya.” Namun, salah satunya bisa lebih baik dari yang lain dalam beberapa bagian dan hal tersebut adalah tujuan kami melakukannya. Lebih jauh lagi, kita akan melihat perbandingan SiteGround vs BlueHost berdasarkan fitur, kemudahan penggunaan, performa, customer support, dan harga.

Bagian terakhir akan menentukan siapa pemenangnya disini; sebelum sampai disana, ini akan menjadi pertarungan sengit!

Bagaimana perbandingan mereka?

Vendor

bluehost
siteground vs bluehost

Fitur

9/10

10/10

Kemudahan penggunaan

10/10

10/10

Performa

10/10

9/10

Support

10/10

10/10

Perbandingan nilai dengan fitur

10/10

9/10

Cell

SiteGround vs. Bluehost: Fitur


Kedua perusahaan hosting terbaik ini memenuhi semua fitur peting yang dibutuhkan oleh sebuah website yang bagus. Tapi terkadang, ada kalanya kita membutuhkan fitur ekstra yang dimiliki oleh sebuah provider namun tidak dimiliki oleh provider lainnya Hal tersebut bisa menjadi faktor yang menentukan. Tentu saja, kedua hosting memiliki fitur dengan nilai tambah, tapi mana yang lebih baik? Mari kita cari tahu.

SiteGround

Kami selalu menganggap SiteGround sebagai web hosting yang kaya akan fitur dipasaran hosting. Hal ini terbukti dalam review SiteGround yang telah kami tulis. Kenapa? Karena pada paket termurahnya, ia memasukan fitur seperti:

  • Backup otomatis gratis
  • Migrasi website gratis
  • Gratis sertifikat SSL
  • Gratis CDN
  • Akun email profesional gratis
  • Website builder gratis
  • Keamanan paling bagus
  • Optimisasi WordPress: Auto update, WP-CLI enabled, dan lain-lain.
  • Penyimpanan performa tinggi yang banyak
  • Mendukung semua CMS populer ermasuk WordPress, Joomla, Magento, dan lebih banyak lagi.
  • Traffic yang unliited
  • Garansi 20 hari uang kembali

Fitur nilai tambah yang ada disini luar biasa – baik kuantitas yang kamu dapatkan maupun kualitas and kegunaan dari fitur yang diberikan.

BlueHost

BlueHost memiliki semua fitur yang dibutuhkan dengan nilai tambah yang cukup bagus. Dari apa yang kami lihat dan apa yang mereka promosikan, fitur-fiturnya benar-benar relvan dengan pengguna awam. Fitur-fitur yang dimasukkan pada paket dasar BlueHost yaitu:

  • Nama domain gratis
  • Penyimpanan yang lebih dari cukup
  • Gratis sertifikat SSL
  • Site Builder gratis
  • Akun email gratis
  • Bandwidth unlimited
  • Optimisasi WordPress
  • Staging WordPress
  • Data center dimana-mana: Inggris, Amerika, India, Cina, dan lain-lain
  •  Garansi uang kembali 30 hari

Secara keseluruhan, BlueHost juga memberikan fitur yang sangat bagus, tapi bagaimana perbandingannya dengan SiteGround?

Kesimpulan

Baik SiteGround dan BlueHost dipadati dengan fitur-fitur yang bermacam-macam disamping penyimpanan, bandwidth, dan lain sebagainya. BllueHost menawarkan domain gratis, dimana SiteGround tidak memberikannya. Tapi dalam hal lain, SiteGround membantu kamu untuk migrasi website secara gratis; dan juga, ia menawarkan backup harian & keamanan yang lebih baik.

Jika hanya berbicara fitur, kami merekomendasikan BlueHost karena kebutuhan migarsi website belum dibutuhkan, dan kamu akan mendapatkan domain gratis untuk satu tahun.

Pemenang: BlueHost

SiteGround vs BlueHost: Kemudahan penggunaan


Kedua perusahan hosting ini menargetkan pengguna yang memiliki tujuan untuk membuat sebuah website. Yang berarti, smua orang – paham teknologi atau awam teknologi – bisa menggunakannya. Untukitu, sangat penting bagi perusahaan hosting untuk menjaga aplikasinya mudah digunakan. Berikut cara kami menimbang “kemudahan penggunaan” dari BlueHost dan SiteGround.

SiteGround

Mendafatar di SiteGround sangat cepat dilakukan. Cukup dengan memilih paket, menambahkan detail, pilih data center yang diinginkan, dan bayar.

Pada saat log-in, halaman pertama yang akan dilihat adalah dashboard. Dari situ, kamu bisa mengatur akunSiteGround, seperti mengubah detail pembayaran, memperbaharui domain yang dibeli pada SiteGround, dan lain sebagainya.

SiteGround vs Bluehost Features

Untuk mengontrol hosting/website, kamu harus klik pada “Admin Panel”. Ini akan mengarahkan kamu pada control panel SiteGround. Menurut pendapat kami, ia lebih intuitif daripada menggunakan cPanel pada umumnya. UX yang dibentuk dibuat sedemikian rupa agar terlihat bagus, dan tidak ada fungsi-fungsi yang ketinggalan. Terlebih lagi, mereka adalah yang terbaik dalam pasar hosting komersil.

BlueHost

Proses pendaftaran untuk BlueHost kurang lebih sama dengan yang ada pada SiteGround. Kamu perlu menghilangkan centang layanan yang tidak diperlukan dan membayarnya.

UI dashborad yang diusung sedikit berbeda dengan yang dimililki SiteGround, tapi semua fungsinya tetap sama – mengatur domain, paket, dan akun pada umumnya.

Bluehost vs SiteGround Comparision ui

Sedangkan untuk controlpanel, BlueHost menggunakan cPnale versi kustom dimana ia lebih nyaman dimata daripada cPanel tradisional. Terlebih lagi, kamu akan memiliki semua fungsi yang dibutuhkan dari cPanel manapun, termasuk once-click install, manajemen domain, manajemen email, ,file manajer, database, dan lainnya.

Seteerusnya, BlueHost memiliki berbagai tutorial untuk pemula untuk mempersiapkan website. Dan ia juga menawarkan domain gratis yang merupakan indikasi dari penekanan terhadap pengguna pemula.

Kesimpulan

Menambah domain gratis pada paket dan memiliki berbagai tutorial untuk pemula di internet, disamping UI/UX yang bagus, ini menjadikan BlueHost pilihan hosting yang ramah pengguna awam. Di saat yang sama, SiteGround juga tidak kalah bagus. UI/UX dari hosting ini termasuk yang terbaik di pasaran, menjadikannya provider yang sama-sama mudah digunakan.

Pemenang: Keduanya

SiteGround vs BlueHost: Performa


Vendor

bluehost
siteground vs bluehost

Uptime

99.99%

100%

Waktu respon server

155 ms

125 ms

Waktu Loading

400 ms

500 ms


Bagian pertama artikel ini berdasarkan faktar, bagian keduanya sedikit subjektif. Bagian ketiga ini akan murni secara objektif. Performa dari sebuah hosting adalah faktor yang membuat keputusan dari seseorang yang hendak membeli web hosting dari beberapa pilihan yang ada. Faktanya, ia merupakan prioritas utama kami untuk merekomenasikan sebuah hosting.

Karena SiteGround dan BlueHost adalah hosting rekomendasi, maka ini akan menjadi persaingan yang ketat.

SiteGround

Waktu respon server rata-rata dari SiteGround yang terukur asalah 125 ms, pada tes yang kami lakukan pmenggunakan Bitcatcha. Sedangkan untuk kecepatan loading, membutuhkan sekitar 500-550 ms untuk memuat sebuah halaman website berbasis teks pada paket shared SiteGround. Ketika dilakukan pengujian menggunakan cara yang sama, ia tidak menemukan banyak lonjakan – ini membuktikan bahwa kestabilan server dan kepadatan yang rendah.

Uptime mereka yang ideal (100%) menjadi yang terbaik dan paling dipercaya dari semua web hosting.

BlueHost

Waktu respon server rata-rata dari BlueHost adalah 155 ms.

Waktu yang dibutuhkan untuk memuat halaman website berkisar 400-450 ms. Namun, ketika cara yang sama dilakukan pada website yang di hosting SiteGround, waktu muatnya meningkat ke ~650 ms.

Untuk uptime, ia menunjukkan angka 99.99% dalam eksperimen kami. Ia memberikan uptime terbaik yang pernah kami ukur – tidak sampai 100%, tapi Cuma berjarak sedikit dari angka tersebut.

Kesimpulan

Walaupun waktu loadin gterukur tanpa pengunjung lebih baik pada BlueHost, SiteGround memiliki kelebihan di hampir setiap aspek, sejauh ukuran performa diukur.paket dasar dari BlueHost dengan mudah direkomendasikan untuk webste dengan traffic yang rendah, tapi secara keseluruhan, dari perspektif performa - 

Pemenang: SiteGround

SiteGround vs BlueHost: Customer Support


Vendor

bluehost
siteground vs bluehost

Pilihan Support

24/7 Live chat, email, dan telefon

24/7 Live chat, telefon

Sumber bacaan

Ya

Ya

Kualitas Respon

10/10

9.5/10


Tim customer support berkualitas adalah hal yang esensial seperti bagian lain dalam bisnis jasa, jika sesuatu kesalahan terjadi pada server – seperti website down, atau seseorang membajaknya – disanalah tempat kamu mengadu. Untuk itu, agen support perlu menjadi agen yang cepat dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dan hal-hal tersebut adalah dua faktor yang kami periksa disamping profesionalisme.

SiteGround

SiteGround dikenal dengan customer support, terlebih untuk support WordPRess. Dan pengalaman kami dengan mereka membuat kami sadar kenapa hal tersebut benar adanya.

Pertama-tama, SiteGround menawarkan semua pilihan support ang ditawarkan oleh perusahaan hosting lain. Ini termasuk 24/7 live chat, layanan telefon, layanan email, dan bahan bacaan yang lengkap, dan bahkan layanan sosial media.

Kebanyakan insteraksi kami dengan Support SiteGround adalah melalui live chat, dan pengalaman kami, agen support terhubung dengan cepat (hanya membutuhkan beberapa detik). Tambahannya, seperti yang telah di iklankan, semua agen support yang dihubungi memiliki pengetahuan akan produk, profesional dan interkasi yang ramah. Kebanyakan pertanyaan dari kami diselesaikan hanya dalam beberapa menit saja.

BlueHost

Tim support BlueHost juga sangat bagus. Pilihan support yang diberikan termasuk live chat, layanan telefon, layanan email, dan bahan bacaan.

Pengalaman komunikasi kami melalui live chat juga sangat baik. Pertama, respon awal didapatkan dibawah satu menit. Agen support yang terhubung dengan kami juga profesional dan berinteraksi dengan ramah. Kebanyakan pertanyaan kami dijawab pada sat kali interaksi saja dalam beberapa menit.

Kesimpulan

Pengalaman kami dengan customeer support SiteGround selalu paling lancar diantara web hosting yang pernah kami gunakan. Support BlueHost juga sangat bagus, tapi SiteGround lebih cepat dan tidak terburu-buru.

Pemenang: SiteGround

SiteGround vs BlueHost: Harga


bluehost vs Siteground

Harga Perkenalan (Dari paket dasar)

$3.95/bulan

Harga pembaharuan:

$7.99/mo

Garansi uang kembali

30 hari

VS

siteground vs bluehost

Harga Perkenalan (Dari paket dasar)

$6.99/bulan

Harga pembaharuan:

$14.99/bulan

Garansi uang kembali

30 hari

Semua orang ingin membeli layanan/produk terbaik. Namun, terdapat hal kecil yang disebut “budget” yang akan mempengaruhi keputusan untuk membeli. Dari apa yang telah kami diskusikan hingga sekarang, kamu pastinya ingin membeli paket SiteGround, tapi apakah budgetna mencukupi? Mari kita lihat.

SiteGround

SiteGround vs Bluehost Pricing

Paket shared SiteGround memiliki harga mulai dari $6.99/bulan untuk jangka waktu 12 bulan. Paket ini hanya bisa menghosting satu website. Untuk menghosting lebih banyak lagi, penyimpanan ekstra dan lebih banyak bandwidth, pkaet lain –GrowBig $9.99/bulan dan GoGeek untuk $15.99/bulan juga tersedia.

Ia juga memiliki paket hosting cloud dengan harga $80/bulan jika ingin mencoba pilihan paket dengan performa tinggi.

BlueHost

dreamhost or bluehost

Paket standar shared BlueHost memiliki harga $3.95/bulan untuk periode 3 tahun. Paket untuk 12 bulan akan memiliki harga $7.99/bulan. Plus, Choice Plus, dan Pro memiliki harga $5.95/bulan, $5.95/bulan, dan $13.95/bulan secara berurutan.

BlueHost juga memiliki paket VPS, dedicated, dan paket hosting lain jika kamu ingin mmencoba pilihan yang lebih baik.

Kesimpulan

Jika kamu ingin membeli paket web hosting untuk satu tahun saja, maka SiteGround tidak diragukan lagi memberikan nilai yang lebih baik. Tapi, jika kamu bisa membeli jangka waktu lebih lama, harga paket BlueHost lebih bagus. Singkatnya, keduanya memiliki harga yang tepat. Tapi, jika kamu harus memilih salah satu...

Pemenang: BlueHost

SiteGround vs BlueHost: Kesimpulan

Pemenangnya adalah - BlueHost

  • Baik SiteGround dan BlueHost memiliki fitur fantastis untuk harga yang ditawarkan
  • BlueHost lebih user friendly karena kontrol yang dimiliki pengguna untuk hosting dan situs
  • Dalam hal Performa, Sitegound sedikit lebih baik dari Bluehost
  • Tim customer support dari SiteGround memiliki performa yang rata-rata. Dibandingkan dengan BlueHost yang lebih baik.
  • Secara keseluruhan, kedua hosting memiliki nilai yang luar biasa dengan harga yang ditawarkan. Jika paket Shared Unlimited SiteGround dibandingkan dengan Choice Plus dari BlueHost, maka BlueHost memeiliki nilai yang lebih baik.

Skor Total: 10/10

BlueHost Pros

  • Uptime 99.9%
  • Performa yang bagus
  • Sertifikat SSL gratis
  • Rekomendasi resmi WordPress